Pemprov DKI Resmi Luncurkan 32 Bus Sekolah Ramah Disabilitas untuk Siswa Istimewa
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan transportasi publik yang inklusif. Melalui Dinas Perhubungan, pemerintah secara resmi mengoperasikan bus sekolah ramah disabilitas sebanyak 32 unit baru. Langkah ini bertujuan untuk memberikan akses mobilitas yang setara bagi seluruh pelajar di Jakarta, terutama mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Peluncuran armada ini menjadi bagian dari program revitalisasi angkutan sekolah. Selain itu, inisiatif ini merupakan jawaban atas kebutuhan transportasi yang aman bagi siswa difabel. Oleh karena itu, armada baru ini hadir dengan spesifikasi teknis yang telah disesuaikan dengan standar keamanan internasional. Inovasi Fasilitas Bus Sekolah Ramah Disabilitas Armada bus sekolah ramah disabilitas ini memiliki perbedaan signifikan dibandingkan bus sekolah reguler. Unit ini dirancang khusus untuk mempermudah akses kursi roda dan mobilitas terbatas. Fitur Unggulan Armada Baru Ada beberapa fitur utama yang disematkan dalam bus ini, antara lain: Hydraulic Lift: Alat pengangkat otomatis untuk mempermudah pengguna kursi roda naik ke dalam bus. Ruang Kursi Roda: Area khusus di dalam kabin yang dilengkapi dengan pengait keamanan. Lantai Rendah (Low Entry): Desain lantai yang memudahkan siswa saat melangkah masuk. Sistem Informasi Audio-Visual: Pengumuman rute yang ramah bagi penyandang tunanetra dan tunarungu. Dengan adanya fasilitas ini, siswa tidak perlu lagi merasa kesulitan saat berangkat menuju sekolah. Selain itu, orang tua siswa merasa lebih tenang karena keamanan anak-anak mereka terjamin selama di perjalanan. Mendukung Visi Jakarta Kota Inklusif Gubernur DKI Jakarta menyatakan bahwa penambahan unit bus sekolah ramah disabilitas adalah bentuk nyata keadilan sosial. Pemerintah ingin memastikan bahwa hambatan fisik tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih pendidikan. Sejauh ini, rute yang dilayani akan mencakup area-area yang dekat dengan Sekolah Luar Biasa (SLB). Selain itu, Dinas Perhubungan juga akan mengevaluasi titik penjemputan secara berkala. Hal ini dilakukan agar jangkauan layanan semakin luas dan tepat sasaran. Masyarakat menyambut baik langkah ini dengan antusias. Namun, pemerintah juga mengingatkan pentingnya perawatan fasilitas ini agar tetap berfungsi dengan baik dalam jangka panjang. Cara Mengakses Layanan Bus Sekolah Gratis Layanan transportasi ini dapat dinikmati oleh seluruh siswa di Jakarta tanpa dipungut biaya. Siswa cukup menunjukkan kartu pelajar atau mendaftarkan diri melalui aplikasi resmi transportasi Jakarta. Berikut adalah langkah-langkah untuk memantau keberadaan bus: Unduh aplikasi resmi pemantau bus sekolah. Pilih kategori rute bus ramah disabilitas. Lihat posisi armada secara real-time di peta. Pastikan siswa sudah berada di titik jemput 10 menit sebelum jadwal kedatangan. Pemerintah berharap jumlah armada akan terus bertambah setiap tahunnya. Dengan demikian, target Jakarta menjadi kota global yang ramah bagi semua kalangan dapat segera tercapai.
