Tag: Gempa Magnitudo

Berita

Gempa Magnitudo 4,6 Gunungkidul Guncang DIY, Warga Rasakan Getaran Kuat

Berita | Senin, 26 Jan 2026 - 01.38 WIB

Peristiwa gempa magnitudo 4,6 Gunungkidul mengejutkan warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada hari ini. Getaran yang terjadi secara tiba-tiba tersebut membuat sebagian besar masyarakat yang berada di dalam ruangan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Berdasarkan laporan awal, guncangan ini terasa cukup kuat di beberapa titik wilayah kabupaten dan kota. Detail Lokasi dan Kekuatan Gempa Magnitudo 4,6 Gunungkidul Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data resmi terkait aktivitas seismik ini. Pusat gempa magnitudo 4,6 Gunungkidul tersebut berada di laut, tepatnya pada koordinat yang cukup dekat dengan garis pantai selatan Jawa. Kedalaman gempa yang tergolong dangkal menjadi penyebab mengapa getarannya terasa sangat nyata oleh masyarakat di daratan. Hingga saat ini, BMKG terus memantau pergerakan lempeng di wilayah tersebut. Meskipun kekuatannya berada di angka 4,6, lokasi pusat gempa yang berada di zona subduksi selalu menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang. Masyarakat diimbau untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi resmi. Dampak Getaran yang Dirasakan Warga DIY Laporan dari berbagai media sosial menunjukkan bahwa getaran gempa magnitudo 4,6 Gunungkidul ini dirasakan dalam skala intensitas II-III MMI. Di wilayah Bantul dan Kota Yogyakarta, warga melaporkan benda-benda gantung bergoyang dan suara gemuruh tipis terdengar saat gempa berlangsung. "Tadi saya sedang duduk, tiba-tiba kursi terasa goyang cukup lama. Ternyata benar ada gempa dari arah selatan," ujar salah satu warga di Wonosari. Sejauh ini, belum ada laporan kerusakan bangunan yang masif akibat kejadian tersebut. Namun, pemeriksaan fasilitas umum tetap dilakukan oleh BPBD setempat untuk memastikan keamanan infrastruktur. Penyebab dan Potensi Gempa Susulan Secara geologis, wilayah selatan Yogyakarta memang merupakan daerah aktif gempa. Munculnya gempa magnitudo 4,6 Gunungkidul ini disebabkan oleh aktivitas patahan atau sesar di dalam lempeng tektonik. Fenomena ini sebenarnya sering terjadi di sepanjang jalur megathrust Jawa, meskipun dengan skala yang bervariasi. BMKG mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Biasanya, setelah gempa dengan kekuatan menengah, akan ada pelepasan energi kecil yang mengikuti. Oleh karena itu, warga disarankan untuk memastikan jalur evakuasi di rumah masing-masing tetap bersih dan tidak terhalang benda besar. Tips Keselamatan Saat Terjadi Gempa Bumi Menghadapi situasi seperti gempa magnitudo 4,6 Gunungkidul, ada beberapa langkah penyelamatan yang harus Anda ingat: Tetap Tenang: Jangan berlari secara membabi buta karena bisa menyebabkan cedera akibat terjatuh. Lindungi Kepala: Gunakan tangan, tas, atau bantal untuk melindungi kepala dari reruntuhan. Berlindung di Bawah Meja: Jika berada di dalam ruangan, carilah meja yang kokoh untuk berlindung. Jauhi Kaca: Hindari berada dekat jendela atau lemari kaca yang mudah pecah. Cari Ruang Terbuka: Jika sudah berhasil keluar, pastikan Anda berada jauh dari tiang listrik dan pohon besar. Kejadian gempa magnitudo 4,6 Gunungkidul menjadi pengingat bagi kita semua bahwa wilayah DIY memiliki potensi bencana geologi yang tinggi. Kedisiplinan dalam memahami mitigasi bencana dapat meminimalisir risiko jatuhnya korban. Pastikan Anda selalu memantau informasi dari aplikasi resmi BMKG dan tidak mudah percaya pada berita hoaks yang beredar di grup percakapan. Tetap waspada, jaga keselamatan diri dan keluarga, serta pastikan bangunan tempat tinggal Anda memiliki struktur yang cukup kuat menghadapi getaran gempa di masa depan.

Gempa Magnitudo 4.6 Gunungkidul