Banjir Periuk Tangerang Mulai Surut, Ketinggian Air Terdalam 1,5 Meter
Kabar baik datang bagi warga Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Kondisi banjir Periuk Tangerang dilaporkan mulai menunjukkan tren penurunan yang signifikan pada Selasa pagi. Meskipun demikian, petugas di lapangan mencatat bahwa ketinggian air di titik-titik terdalam masih mencapai angka 1,5 meter. Warga yang sebelumnya mengungsi kini mulai memantau kondisi rumah mereka masing-masing. Pemerintah Kota Tangerang bersama BPBD terus berupaya mempercepat proses pengeringan air dengan memaksimalkan pompa-pompa pembuangan di sekitar pemukiman. Update Kondisi Terkini Banjir Periuk Tangerang Hingga hari ini, penurunan permukaan air terlihat cukup konsisten di beberapa rukun warga (RW). Namun, akses jalan utama masih terhambat karena genangan yang cukup tinggi. Selain itu, lumpur sisa banjir mulai menumpuk di area yang sudah kering. Berdasarkan data dari BPBD Kota Tangerang, wilayah yang paling terdampak adalah Perumahan Garden City dan wilayah sekitarnya. Di lokasi ini, penyusutan air berlangsung lebih lambat dibandingkan titik lainnya. Oleh karena itu, petugas tetap mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi hujan susulan. Upaya Penanganan dan Optimalisasi Pompa Air Pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam menangani banjir Periuk Tangerang ini. Dinas PUPR telah mengerahkan belasan pompa portabel untuk membantu pompa stasioner yang sudah bekerja 24 jam penuh. Berikut adalah beberapa langkah penanganan yang sedang berjalan: Pengaktifan Pompa: Seluruh mesin pompa di pintu air dipastikan berfungsi optimal. Pembersihan Saluran: Petugas mulai mengangkut sampah yang menyumbat drainase. Distribusi Bantuan: Logistik dan bantuan medis tetap disiagakan di posko pengungsian. Evakuasi Lanjutan: Petugas masih menyisir area terdalam menggunakan perahu karet untuk memastikan keselamatan warga. Kendala di Lapangan Selama Proses Penyurutan Walaupun air mulai surut, petugas menghadapi beberapa kendala teknis. Salah satunya adalah tumpukan sampah domestik yang terbawa arus dan menghambat kerja mesin pompa. Selain itu, kontur tanah yang cekung di beberapa titik membuat air terjebak lebih lama. Pihak PLN juga masih memadamkan aliran listrik di beberapa blok demi keamanan warga. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko korsleting listrik yang dapat membahayakan nyawa saat warga mulai kembali ke rumah. Tips Bagi Warga Saat Banjir Mulai Surut Bagi Anda yang terdampak banjir Periuk Tangerang, ada baiknya memperhatikan beberapa hal penting saat kembali ke rumah. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama meskipun air sudah tidak setinggi sebelumnya. Cek Instalasi Listrik: Pastikan stop kontak dan kabel dalam kondisi kering sebelum menyalakan listrik. Gunakan Alat Pelindung: Pakailah sepatu boots dan sarung tangan saat membersihkan lumpur untuk menghindari bakteri. Waspada Hewan Liar: Perhatikan celah-celah rumah, karena seringkali ular atau kalajengking bersembunyi di sisa banjir. Sterilisasi Area: Gunakan cairan disinfektan untuk membersihkan lantai guna membunuh kuman penyakit. Harapan Warga Terkait Penanggulangan Banjir Warga berharap pemerintah segera menyelesaikan proyek tanggul permanen di wilayah Periuk. Hal ini dianggap sebagai solusi jangka panjang yang paling efektif. Tanpa sistem drainase yang mumpuni, wilayah ini akan selalu menjadi langganan genangan saat musim penghujan tiba. Pemerintah Kota Tangerang sendiri telah merencanakan normalisasi kali dan penambahan tandon air di masa mendatang. Akhirnya, kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi kunci utama agar musibah ini tidak terus berulang.
